MANADO – Universitas Muhammadiyah Manado (UM Manado) menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-09 Periode 2026 Program Diploma, Sarjana, dan Profesi dengan mengukuhkan 199 lulusan, yang terdiri atas 94 lulusan Program Studi Sarjana Keperawatan, 5 lulusan Program Studi Sarjana Kebidanan, 64 lulusan Program Profesi Ners, dan 36 lulusan Program Profesi Bidan. Prosesi wisuda yang dipimpin Rektor Universitas Muhammadiyah Manado, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, S.E., M.Si., berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Bupati Halmahera Tengah, Wakil Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Ketua Badan Pembina Harian Universitas Muhammadiyah Manado, pimpinan rumah sakit mitra, sivitas akademika, orang tua wisudawan, serta tamu undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. Johannes Victor Mailangkay, S.H., M.H., yang membacakan sambutan Gubernur Sulawesi Utara, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Universitas Muhammadiyah Manado dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, katanya, terus mendukung pengembangan perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah.
Ia juga memberikan pesan khusus kepada seluruh wisudawan agar tidak berhenti belajar setelah menyandang gelar akademik. “Gelar yang saudara raih hari ini bukanlah garis akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Jadilah lulusan yang mampu berkarya, mengabdi, menjaga integritas, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan daerah Sulawesi Utara,” pesannya.

Sementara itu, Bupati Halmahera Tengah, Dr. Ir. Ikram M. Sangadji, M.Si., menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan masa depan bangsa. Menurutnya, keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kompetensi dan memperluas pengabdian kepada masyarakat.
Ia juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pendidikan. “Kami percaya bahwa generasi muda yang berpendidikan akan menjadi penggerak pembangunan. Teruslah belajar, berinovasi, dan manfaatkan ilmu yang dimiliki untuk menjawab kebutuhan masyarakat serta menghadirkan perubahan yang positif,” ujarnya.

Rektor Universitas Muhammadiyah Manado, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, S.E., M.Si., dalam pidato akademiknya menyampaikan bahwa wisuda merupakan puncak dari proses pendidikan, namun sekaligus menjadi awal perjalanan pengabdian para lulusan di tengah masyarakat. Universitas, menurutnya, tidak hanya bertugas menghasilkan lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan kepedulian sosial.
Ia berharap seluruh alumni mampu menjaga nama baik almamater serta mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh dengan penuh tanggung jawab. “Pendidikan tinggi harus tumbuh bersama masyarakat dan menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan kehidupan. Setiap lulusan diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa melalui kompetensi, profesionalisme, dan akhlak yang baik,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Muhammad Muzakkir, S.Sos., M.H., Ph.D., mengapresiasi meningkatnya kepercayaan masyarakat kepada Universitas Muhammadiyah Manado sebagai salah satu perguruan tinggi Muhammadiyah yang terus berkembang di kawasan timur Indonesia. Sementara itu, Ketua Badan Pembina Harian Universitas Muhammadiyah Manado, Drs. Ramli Makatungkang, M.H.I., mengingatkan bahwa prosesi wisuda bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal pengabdian lulusan kepada umat, bangsa, dan kemanusiaan.

Melalui Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-09 ini, Universitas Muhammadiyah Manado kembali menegaskan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, berdaya saing global, serta berlandaskan nilai-nilai Islam Berkemajuan untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional