UM Manado dan pemerintah kabupaten Boltim Perkuat Kolaborasi, 217 Mahasiswa Siap Terjun Lewat KKN ke-V

Universitas Muhammadiyah Manado (UMMA) terus memperkuat perannya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui sinergi dengan pemerintah daerah. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan audiensi bersama Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) sebagai langkah awal pemantapan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke-V.

Audiensi tersebut disambut langsung oleh Bupati Bolaang Mongondow Timur, Oskar Manoppo, yang menyatakan kesiapan penuh pemerintah daerah dalam mendukung kehadiran mahasiswa UMMA di wilayahnya. Dukungan tersebut mencakup koordinasi lintas level pemerintahan, mulai dari kabupaten hingga desa.

“Pemerintah daerah pada prinsipnya terbuka dan siap mendukung pelaksanaan KKN. Kami menyambut baik mahasiswa Universitas Muhammadiyah Manado untuk berkontribusi langsung di tengah masyarakat Bolaang Mongondow Timur,” ungkap Bupati.

Mewakili pimpinan UMMA, Wakil Sekretaris Pelaksana Rektor, Prof. Dr. Atok Miftacul Hulda, M.Pd, menjelaskan bahwa program KKN ke-V ini merupakan implementasi nyata dari Nota Kesepahaman (MoU) antara UMMA dan Pemerintah Kabupaten Boltim, khususnya dalam penguatan program pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.

Pada pelaksanaan kali ini, UMMA akan menerjunkan sebanyak 217 mahasiswa yang akan menjalankan KKN di Kecamatan Kotabunan dan Kecamatan Tutuyan. Mahasiswa tersebut terbagi dalam 31 kelompok, dengan komposisi enam hingga tujuh orang per kelompok. Untuk memastikan program berjalan optimal, setiap kelompok akan dibimbing oleh 31 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) serta didukung 10 Satuan Tugas (Satgas).

Pelaksanaan KKN direncanakan berlangsung selama tiga pekan, terhitung mulai 19 Januari hingga 9 Februari 2026.

Tidak hanya fokus pada KKN, UMMA juga menyatakan komitmennya dalam mendukung Program Afirmasi Pendidikan Daerah (APD), khususnya pada Program Studi Hukum, Bisnis Digital, dan PGSD. Dukungan ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Boltim dalam mendorong terwujudnya program satu desa satu sarjana.

Audiensi ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Boltim M. Iksan Pangalima, para asisten daerah, Camat Kotabunan Idrus Paputungan, dan Camat Tutuyan Hesty Paputungan. Dari pihak UMMA, hadir jajaran pimpinan universitas yang terdiri dari Wakil Rektor I Bdn. Ike Fitrah Atul Chabibah, S.Keb., M.Keb, Wakil Rektor II Muyassir Arif, M.Pd, Wakil Rektor III Ns. Suwandi Luneto, S.Kep., M.Kep, Dekan Fakultas Hukum dan Bisnis Hariyanto, S.E., M.E, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan I Made Rantiasa, S.Kep., M.Kep, serta tim pendamping Universitas Muhammadiyah Manado. Melalui kolaborasi ini, UMMA berharap kehadiran mahasiswa KKN tidak hanya menjadi bagian dari kewajiban akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan peningkatan kualitas masyarakat di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.