Universitas Muhammadiyah Manado (UM Manado) menyelenggarakan kegiatan Coaching Penyusunan Sub Proposal Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PpK Ormawa) secara daring sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan organisasi kemahasiswaan menghadapi hibah kompetisi kemahasiswaan yang diselenggarakan oleh Belmawa Kemdiktisaintek.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi dan sinergi antar Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), dengan turut bergabungnya jajaran rektorat dan dosen dari Universitas Muhammadiyah Kupang. Sinergi antara UM Manado dan UM Kupang ini sekaligus menjadi model percontohan workshop kolaboratif yang efektif dalam lingkup persyarikatan.
Acara diawali dengan sambutan oleh Wakil Sekretaris Pelaksana Rektor, Prof. Dr. Atok Miftachul Hudha, M.Pd., yang menegaskan pentingnya kesiapan sejak dini, penguatan budaya inovasi, serta pendampingan berkelanjutan agar organisasi mahasiswa mampu bersaing secara nasional. Beliau berharap kegiatan ini mampu melahirkan program-program pemberdayaan yang solutif, berdampak, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Hadir sebagai narasumber nasional, Prof. Henik Sukorini, M.P., Ph.D., dari Universitas Muhammadiyah Malang, yang memberikan bimbingan teknis mendalam terkait standar penulisan proposal sesuai pedoman nasional. Dalam pemaparannya, beliau mengulas strategi penyusunan proposal yang unggul, mulai dari analisis kebutuhan mitra, perumusan program berbasis solusi, penyusunan indikator keberhasilan, perencanaan luaran, hingga kiat meningkatkan daya saing proposal agar berpeluang besar memperoleh pendanaan.

Mengingat persaingan hibah kompetisi kemahasiswaan yang semakin ketat, peserta mendapatkan penguatan teknis dan strategi memenangkan pendanaan melalui pembahasan contoh kasus serta evaluasi draft proposal secara langsung dari narasumber. Suasana diskusi berlangsung interaktif dan konstruktif, memperlihatkan antusiasme tinggi dari para peserta.
Sebagai penutup, rangkaian kegiatan diakhiri dengan sesi asistensi intensif, di mana setiap kelompok organisasi kemahasiswaan memperoleh masukan langsung untuk penyempurnaan substansi proposal mereka. Pada tahap ini, peserta tidak hanya menerima koreksi teknis, tetapi juga arahan strategis agar proposal lebih sistematis, terukur, dan selaras dengan kriteria penilaian nasional.
Dengan persiapan yang matang sejak awal tahun 2026, Universitas Muhammadiyah Manado dan Universitas Muhammadiyah Kupang optimis dapat mengirimkan delegasi terbaik untuk bersaing di tingkat nasional serta mengharumkan nama PTMA melalui prestasi dalam hibah kompetisi kemahasiswaan. Optimisme ini menjadi daya dukung yang dikuatkan oleh narasumber melalui keyakinan, bahwa naskah yang diajukan akan disempurnakan sesuai template oleh delegasi yang dikirim oleh UM Manado dan UM Kupang guna lolos hibah kompetisi.