UM Manado dan Kanwil Ditjen Imigrasi dan Pemasyarakatan Sulut Jalin Kerja Sama Strategis

Manado — Universitas Muhammadiyah Manado (UM Manado) resmi menjalin kerja sama dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi dan Pemasyarakatan Provinsi Sulawesi Utara melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi dan Pemasyarakatan Provinsi Sulawesi Utara dalam suasana khidmat dan penuh semangat kolaborasi.
Penandatanganan kesepakatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan institusi pemasyarakatan, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia, peningkatan kapasitas karyawan, serta pembinaan warga binaan.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor III Bidang SDM dan Kerja Sama UM Manado menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sebagai perguruan tinggi swasta yang berada di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah, UM Manado memiliki jejaring luas di seluruh Indonesia dan berkomitmen untuk memberikan kontribusi strategis melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pada bidang pendidikan, kerja sama ini akan diwujudkan melalui penyelenggaraan perkuliahan bagi karyawan maupun warga binaan, khususnya pada Program Studi Ilmu Hukum. Program unggulan kelas karyawan akan dijalankan dengan mekanisme konversi nilai yang didasarkan pada kinerja karyawan, sehingga memberikan fleksibilitas dan kemudahan dalam melanjutkan pendidikan tinggi.
Selanjutnya, pada bidang penelitian, pelaksanaan kerja sama akan dikoordinasikan oleh Program Studi Hukum dan berpotensi melibatkan program studi lain di lingkungan UM Manado. Sementara itu, kerja sama di bidang pengabdian kepada masyarakat akan melibatkan seluruh program studi di bawah Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) serta Fakultas Hukum dan Bisnis (FHB), dengan fokus pada peningkatan derajat kesehatan serta keterampilan karyawan dan warga binaan.
Wakil Rektor III UM Manado menegaskan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi kedua belah pihak.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi dan Pemasyarakatan Provinsi Sulawesi Utara, Tonny Nainggolan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan menyambut baik terjalinnya kerja sama dengan UM Manado. Ia juga mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan Persyarikatan Muhammadiyah sebagai alumni Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dengan capaian IPK 3,98.
Lebih lanjut, Kakanwil menjelaskan bahwa pihaknya saat ini tengah menjalankan program AKSI yang melibatkan seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Sulawesi Utara, termasuk wilayah Kepulauan Sangihe, sebagai bentuk nyata pembinaan bagi warga binaan. Dalam pelaksanaan program tersebut, UM Manado diharapkan dapat berperan aktif sebagai mitra strategis.
Melalui kerja sama ini, karyawan di lingkungan Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi dan Pemasyarakatan Provinsi Sulawesi Utara kini memiliki wadah yang representatif untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Kakanwil secara khusus merekomendasikan para karyawan untuk melanjutkan studi di UM Manado, baik pada bidang hukum maupun kesehatan.
Selain itu, pihak Kanwil juga membuka akses seluas-luasnya bagi UM Manado untuk melaksanakan kegiatan pelatihan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Dukungan UM Manado juga diharapkan dalam pembinaan keagamaan bagi warga binaan, khususnya dalam pengajaran mengaji dan ilmu agama, mengingat keterbatasan yang masih dihadapi.
Dengan terjalinnya kerja sama ini, diharapkan tercipta kolaborasi yang berkelanjutan dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pembinaan warga binaan di Provinsi Sulawesi Utara